JCO : Workshop Mahasiswa FEB Unmul

Published: Jumat, 27 November 2017 dibaca 112

Hai guys.. Apa kabar niii...? Selalu baik dong yahh hehe.. Kali ini kami sudah melakukan kunjungan sekaligus wawancara ke salah satu tempat kumpulan mahasiswa yang lagi hitz banget nihhh.. Kira-kira apaan yaa? Nah, kali Departemen Infokom sudah melakukan kunjungan ke Workshop Mahasiswa…

Workshop Mahasiswa adalah salah satu wadah yang disediakan oleh pihak FEB untuk memfasilitasi mahasiswa-mahasiswa yang memiliki jiwa berwirausahaan. Disini saya sudah mewawancarai ketua dari Workshop Mahasiswa yaitu Kak Dina Sofiana. Berikut adalah hasil wawancara kami.

Workshop ini kan dari berbagai organisasi, sejak kapan workshop ini dibentuk ?

Sekita bulan April 2017 sudah mulai beroperasi.

Apakah workshop ini diikuti oleh seluruh lembaga yang ada di FEB ?

Kami sudah mengadakan Salemba (Sarasehan antar lembaga) yaitu pertemuan semua perwakilan dari organisasi-organisasi yang ada di FEB guna untuk membahas apakah setiap organisasi bersedia dan mau menjadi bagian dari Workshop Mahasiswa. Lalu, ada 8 organisasi yang ikut bergabung. Tetapi, sampai saat ini November 2017, faktanya ada 6 organisasi yang benar-benar bergabung di Workshop Mahasiswa.

Bagaimana awal terbentuknya Workshop Mahasiswa ?

Ini awalnya terbentuk dari program kerja dari BEM FEB Unmul. Lalu, setelah diadakannya Salemba, dibentuklah struktur kepengurusan yang baru dari Workshop Mahasiswa.

Apa yang paling laris dari menu yang ada di Workshop Mahasiswa ?

Biasanya minuman, khususnya es blender. Kalau untuk makanan yang ringan itu adalah kerupuk mihun. Kalau untuk makanan berat adalah ayam lalapan dan ayam geprek.

Bagaimana untuk sistem produksinya?

Disini mahasiswa sebagai manajemennya. Jadi, kami membayar orang untuk membuat makanan sekaligus menjualan produk kami.

Apakah mahasiswa yang tidak ikut dalam suatu organisasi dapat bergabung di Workshop Mahasiswa ?

Kemarin ada saran dari Wakil Dekan III, siapa pun boleh menitipkan barang jualannya di Workhop Mahasiswa dengan mengambil keuntungan sekian persen. Namun, kami belum bisa menjalankan saran tersebut dikarenakan umur Workshop Mahasiswa yang masih baru dan kami masih takut apabila produk yang dititipkan tidak terjual semua, nanti akan terjadi kerugian.

Apa saja kendala atau hambatan yang terjadi dalam Workshop Mahasiswa ?

Sistem penjagaannya yang awalnya mahasiswa kini beralih ke orang lain dan juga masih banyak anggota yang pasif dalam struktur kepengurusan Workshop Mahasiswa.

Apakah Workshop Mahasiswa pernah sepi pengunjung ?

Ya pernah, dan biasanya terjadi di hari pendek atau hari Jumat.

Terakhir, apa harapan Kak Dina untuk mahasiswa yang lain agar mau berwirausaha ?

Jikalau struktur kepengurusan di Workshop Mahasiswa sudah bagus, saya ingin membuka Workshop Mahasiswa untuk semuanya. Jadi siapapun yang ingin belajar berwirausaha, bisa bergabung dan bisa terjun langsung untuk berjualan di Workshop Mahasiswa entah itu menjualkan produk kami ataupun membawa produk sendiri untuk dijual. Harapannya untuk mahasiswa, ketik sudah mengetahui adanya Workshop Mahasiswa bisa ikut berpartisipasi dalam jalannya siklus penjualan di Workshop Mahasiswa baik itu membeli atau menjualkan produk kami.

Yah itu tadi wawancara yang sudah kami lakukan dengan Ketua dari Workshop Mahasiswa yaitu Dina Sofiana. Semoga artikel ini dapat bermanfaat bagi teman-teman semua dan juga semoga dapat membuka pikiran kita untuk bisa memulai berbisnis.

Buat teman-teman semua terima kasih sudah mampir kesini dan membaca artikel ini. Jangan bosan-bosan yaa dan sampai jumpa di artikel-artikel selanjutnya. See you J