Press Release Aksi Kawal Pilgub Kaltim 2018

Published: Minggu, 14 Januari 2018 dibaca 85

Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!

Salam Perjuangan KM UNMUL!

Ruang kebangkitan demokrasi Kalimantan Timur tidak akan pernah terlepas dari campur tangan mahasiswa, Di pesta 5 tahunan ini tentunya kita ingin mengawal dan mendukung KPU untuk tetap independen dan transparansi dalam penyelengaraan pemilihan Gubernur 2018.

Periode kepemimpinan bukanlah waktu yang singkat untuk meracik ramuan yang akan disuguhkan untuk perubahan terhadap daerah yang memilihnya. Kepercayaan dan harapan mutlak menjadi alasan yang harus di kedepankan oleh pemimpin tersebut dalam menjawab setiap misi yang mereka telah canangkan di saat masa kampanye. Terlebih lagi jabatan yang mereka telah emban bukanlah milik golongan apalagi milik pribadi, jabatan ini adalah suara rakyat yang berharap setiap transisi kepemimpinan maka akan ada perubahan nyata yang mereka rasakan.

11 Januari 2018, Aliansi BEM Se-Unmul melakukan aksi kawal pilgub Kaltim, dalam hal ini mendukung dan mengkritisi kinerja penyelenggara (KPU) Provinsi Kalimantan Timur agar bersikap netral dan transparansi dalam tahap-tahap Pilkada.
Massa Aksi terdiri dari berbagai lembaga fakultas yang ada di Unmul.

Aksi dimulai dari pukul 10.30 wita, diawali dengan orasi perwakilan lembaga. Lagu-lagu perjuangan mahasiswa terus dikumandangan sehingga mengobarkan api semangat perbaikan untuk mengawal pilgub Kaltim 2018.
Setelah kurang lebih satu jam perwakilan lembaga berorasi, Massa aksi memaksa masuk untuk melakukan audiensi sehingga terjadi negosiasi dan akhirnya pihak KPU menerima massa aksi masuk melakukan audiensi.
Mahasiswa yang memposisikan dirinya sebagai ekstraparlementer jalanan melakukan audiensi terbuka bersama ketua KPU dihalaman gedung  secara lesehan.

Adapun beberapa hal yang disepakati dalam audiensi terbuka:

  1. KPU sebagai lembaga penyelenggara pemilu memiliki prinsip mandiri, jujur, adil, berkepastian hukum, tertib, terbuka, proporsional, professional, akuntabel, efektif, dan efisien dalam pelaksanaannya
  2. KPU wajib melakukan pemuktakhiran DPT se-Kaltim yang sudah memiliki hak pilih dan dapat menggunakan haknya tanpa terkecuali
  3. KPU wajib mensosialisasikan semua informasi tentang penyelenggaraan Pilkada ke seluruh masyarakat Kaltim
  4. KPU wajib memberikan rekomendasi kepada paslon untuk hadir dalam debat terbuka yang diselenggarakan mahasiswa
  5. KPU mengundang mahasiswan se-Kaltim dalam debat kandidat Paslon
  6. KPU wajib menjaga kondusifitas dan bertanggung jawab terhadap Pilkada 2018
  7.  KPU mengakomodir mahasiswa yang tidak dapat memilih di daerah asalnya agar dapar menggunakan hak suaranya.

Inilah gerbang demokrasi Kaltim, kesempatan untuk menjadi Kaltim lebih baik terbuka lebar. Ditangan rakyatlah amanah itu berada karena itu jangan sampai salah memilih, jangan sampai Golput, dan jangan sampai terlena dengan money politic. Jadilah pemilih yang kritis dan cerdas karena sejatinya suara perubahan ada ditangan kita.
Bila rakyat tidak berani mengeluh itu artinya sudah gawat, dan bila omongan penguasa tidak boleh dibantah kebenaran pasti terancam.

Abadilah Perjuangan! 
Hidup Mahasiswa!
Hidup Rakyat Indonesia!

#KawalPilgubKaltim
#KepoinKPU
#PilgubKaltim2018


Salam,
Depatemen Kajian dan Aksi Strategis
BEM FEB Unmul 2018
"Dedikasi untuk Indonesia"